Legenda Nyi Blorong

Legenda Nyi Blorong - Selamat pagi semuanya, kali ini kita akan membahas sosok legenda dari Indonesia yaitu Nyi Blorong. Ketika mendengar sosok Nyi Blorong pasti selalu membuat bulu kuduk kita merinding. Bagaimana tidak Nyi Blorong sosoknya seperti siluman ular.

Siapakah Nyi Blorong?
Ia merupakan panglima terkuat Kanjeng Ratu Kidul, Penguasa Laut Selatan Pulau Jawa. Sang panglima ini berwajah sangat cantik sungguh berbeda dengan gambaran panglima kerajaan pada umumnya yang bertubuh kekar. Nyi blorong digambarkan berkulit putih mulus dan wajah berbinar menggoda. Namun separuh tubuhnya dari pinggang ke bawah berwujud ular.


Penampilan Nyi Blorong seperti bangsawan keraton. Memakai kebaya warna hijau dengan jahitan benang emas yang gemerlapan. Ketika bulan purnama, kecantikannya akan mencapai puncaknya. Namun seiring dengan mengecilnya bulatan rembulan, wujudnya akan kembali menyerupai ular raksasa.

Asal Usul Nyi Blorong?
Banyak sumber mengatakan bahwa nama aslinya adalah Nyimas Dewi Anggatri. Ia merupakan putri dari Nyimas Dewi Rangkita (Ratu Galuh) yang tercatat sebagai anak Nyimas Dewi Anggista. Sedangkan Nyimas Dewi Anggista sendiri merupakan putri bungsu dari Prabu Jaya Cakra, Raja Caringin Kurung ke XI.

Dulunya Nyi blorong seorang gadis yang cantik jelita. Tetapi, karena di besarkan di lingkungan keraton yang serba berkecukupan, ia lalu tumbuh jadi wanita yang angkuh serta jahat. Lantaran kejahatannya itu, ia diusir dari keraton.

Ia lalu mengasingkan diri di hutan selatan. Ketika dalam perjalanan di dalam hutan, ia tak sengaja melewati sebuah gerbang gaib yang membawanya masuk ke dalam kerajaan ratu pantai selatan, Kanjeng Ratu Kidul. Prajurit kerajaan lalu menangkap Nyimas Dewi Anggatri dan membawanya ke hadapan Sang Ratu.

Mendengar cerita hidupnya, Sang Ratu Kidul pun merasa iba. Kanjeng Ratu Kidul lalu mengangkat Nyimas Dewi Anggatri jadi anaknya serta menganugerahkan kesaktian siluman ular kepadanya. Kanjeng Ratu Kidul juga mengubah nama si gadis yang semula Nyimas Dewi Anggatri menjadi Nyi Blorong.

Pada awalnya, Nyi Blorong cuma dikira sebagai gadis umum, tetapi karena kepiawaiannya dalam memimpin, berperang, dan bekal kesaktian ularnya, Kanjeng Ratu Kidul lalu memberi kepercayaan kepadanya untuk jadi pemimpin batalion dalam unit prajurit yang dipunyai kerajaan. Bersamaan dengan keberhasilannya dalam memimpin, Nyi Blorong secara bertahap lalu diakui jadi panglima tertinggi dalam pertahanan keraton kerajaan Pantai Selatan.

Sebagai pemimpin pasukan kerajaan Laut Selatan, Nyi Blorong sangat sakti jenis makhluk halus yang di bawah perintahnya pun sangat beragam.

Masyarakat Jawa secara tradisional mempercayai bahwa Nyi Blorong memiliki misi khusus untuk menyesatkan umat manusia dengan membuka ilmu pesugihan, Manusia yang tersesat ini kemudian mau tidak mau akan menjadi budak yang taat baginya.

Konon, Nyi Blorong mampu mendatangkan kekayaan berlimpah bagi manusia yang bersedia menjadi sekutunya. Sisik-sisik ular yang melekat bisa perlahan rontok dalam wujud kepingan emas. Emas inilah yang ia tinggalkan sebagai imbalan.

Tetapi tumbalnya luar biasa. Si pengikut pesugihan Nyi Blorong harus merelakan arwahnya menghuni keraton gaib Laut Selatan sampai akhir jaman. Tumbal-tumbal yang perlahan menumpuk ini bukan hanya menambah jumlah prajurit saja, tetapi juga meningkatkan taraf kecantikan fisiknya.

Nah itulah tadi sekilas tentang Legenda Nyi Blorong, Mungkin pembaca mempunyai cerita versi lain bisa ditambahkan dikolom komentar ya...

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar