Tanda Warung Pakai Pesugihan (Penglaris)

Tanda Warung Pakai Pesugihan (Penglaris) - Selamat sore sobat Sukamitos, Kabar baik ya semua... Kali ini kita akan membahas tentang pesugihan penglaris warung makanan. Pasti sobat tidak asing lagi kan dengan yang namanya penglaris. Sebenarnya Ilmu Penglaris ini ada dua macam yaitu aliran putih dan aliran hitam. Nah kali ini kita khusus membahas yang aliran hitam saja dulu.

Seperti yang kita tahu makanan yang dijual di warung makan memang beraneka ragam, sehingga dapat menarik pengunjung untuk datang dan makan di warung tersebut. Namun, pernahkah anda makan di suatu tempat yang baru pertama kali dikunjungi dan ternyata makanan di situ sangat enak dan bikin ketagihan.

Jika pernah memiliki pengalaman seperti itu bisa jadi si pemilik warung memiliki resep rahasia yang tidak dimiliki oleh warung-warung yang lain sehingga membuat makananannya sangat enak dan tidak bisa ditiru oleh tempat makan lain.

Namun, ada suatu hal yang harus kita waspadai dan kita teliti saat memilih tempat makan. Karena bisa jadi makanan lezat yang kita makan itu mengandung Zat penglaris. bukan mengajari untuk berburuk sangka/Su'udzon ya sobat sukamitos, Tapi tak ada salahnya untuk berhati-hati.

Tujuan dari penggunaan penglaris tersebut agar tempat makannya laku keras dan memiliki banyak pelanggan yang selalu ingin kembali ke warung itu. Bahkan para pelanggannya rela antri berlama-lama untuk menunggu makanannya disajikan.

Pesugihan penglaris warung ini biasanya melibatkan Jin.  Sering juga disebut Jin Peludah yaitu hantu yang dipakai sebagai sarana penglaris makanan. Tidak hanya warung-warung pinggir jalan saja yang menggunakan jasa makhluk jahat ini. Sekarang sudah berkembang digunakan di mall-mall atau restoran yang ada di kota-kota besar.

Disebut jin peludah karena sebelum disajikan kepada pembeli, makanan ini diludahi terlebih dahulu dan akan menjadi terasa nikmat, serta mampu membuat pembeli akan ketagihan untuk datang ke warung makan tersebut. Selain jin peludah ada juga jin penjilat piring yang akan digunakan oleh konsumen.

Proses tersebut ternyata mampu menambah kelezatan rasa makanan yang disajikan, Bahkan kadang –kadang, jika dirasa kurang maka tindakan meludah itu dilakukan sampai dua atau tiga kali secara berturut-turut.

Sebenarnya meludahi makanan hanyalah salah satu jenis ritual yang dilakukan, ritual lain yang juga sering dilakukan adalah merendam kaki kedalam kuah masakan dan disajikan kepada pelanggan. Sungguh sangat menjijikan ya.. Ritual-ritual tersebut sebelumnya memang sudah merupakan perjanjian dengan para Jin Penglarisnya. 


Dalam perjanjian Jin biasanya menyuruh manusia untuk melakukan hal-hal yang kotor atau bahkan juga ada yang sampai meminta tumbal.

Nah untuk terhindar dari makanan yang kotor tersebut ada baiknya kita mengetahui Tanda Warung Pakai Pesugihan (Penglaris) berikut ini :

Tanda yang pertama
Jika warungnya cukup besar semacam restoran, pasti ada toilet atau ruang dekat dapur yang tidak boleh dimasuki oleh siapapun. Biasanya di dalamnya ada orang tua renta yang sakit dan ditugaskan kakinya dicelupkan ke dalam air untuk dijadikan kuah masakan.

Tanda yang Kedua
Kalau warungnya ada di pinggir jalan, coba perhatikan panci atau periuknya. Biasanya kalau menggunakan penglaris, hanya si penjual yang boleh membukanya, pembeli tidak boleh sembarangan mengambil kuah atau melihat-lihat isinya.

Tanda yang Ketiga
Biasanya tempat mencuci piringnya terpisah jauh atau tertutup sehingga tidak kelihatan kegiatan mencuci piringnya.

Tanda yang Keempat
Jika makanannya dibungkus atau dibawa pulang rasanya akan berubah drastis berbeda dengan jika dimakan di tempat makannya. Atau bisa juga makanannya cepat basi sehingga tidak sempat termakan di rumah.

Tanda yang Kelima
Ada waktu tertentu dalam membuka dan menutup warung. Misal warung harus buka dari pukul 8 pagi dan tutup pukul 5 sore. Atau misalnya setiap hari rabu warung harus tutup. tergantung perjanjian dengan Jin Penglaris. Jika dilanggar maka penglaris akan musnah.

Tanda yang Terakhir
Jika kita netralkan makanan tersebut dengan doa doa maka  rasa makanannya jadi biasa saja, tidak seenak sebelumnya.

Nah itulah beberapa Tanda Warung yang memakai Pesugihan (Penglaris). Tentunya Kita tidak boleh menjudge semua warung-warung makan yang laris pasti memakai penglaris, masih banyak warung-warung makan yang memang laris karena pemiliknya benar-benar pandai mengolah makanan, bukan dengan menggunakan penglaris.

Sebagai orang beriman jangan lupa berdoa di mana saja dan kapan saja ketika akan dan sesudah makan. Jika perlu bacalah ayat kursi, Agar kita selalu dalam lindunngan Allah SWT dan terhindar dari segala jenis hal negatif.

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar