Bigfoot (Sasquatch), Raksasa Berbulu Penghuni Hutan Salju

Bigfoot atau Yeti (juga sering disebut Sasquatch) merupakan makhluk humanoid besar dengan bulu yang menutupi seluruh tubuhnya, Bigfoot diyakini menghuni wilayah hutan salju, terutama di kawasan Pacific Northwest.

Sesuai dengan namanya, Bigfoot terkenal dengan jejak kakinya yang berukuran sangat besar. Jejak itu berukuran sekitar 60 cm dan lebarnya sekitar 20 cm. 

Beberapa di antaranya memiliki bekas cakar, sehingga timbul kemungkinan bahwa jejak itu berasal dari hewan yang telah diketahui, seperti beruang.


Bigfoot dikalim sebagai makhluk yang aktif di malam hari (nokturnal), dan pemakan segala (omnivora).

Saksi mata yang mengaku pernah melihat Bigfoot mendeskripsikannya sebagai makhluk yang berdiri dengan kaki dua serta bertubuh besar, berbulu mirip kera, berotot, dan tubuhnya ditutupi rambut berwarna hitam, coklat tua, atau merah pekat, dengan berat lebih dari 250 kg dengan tinggi kira-kira 2 sampai 3 meter.

Cerita lain yang lebih rinci menggambarkan Bigfoot memiliki mata yang besar, tulang alis yang menonjol, dan dahi besar dan rendah. Bagian atas kepalanya bulat dan berjambul, mirip gorila jantan. Makhluk itu juga dikabarkan memiliki bau yang sangat menyengat dan tidak enak.

Selain Bigfoot atau Sasquatch yang berasal dari Amerika Utara, terdapat beberapa makhluk humanoid mirip kera lainnya yang tersebar di seluruh dunia, seperti Yeti (Himalaya), Yowie (Australia), Yeren (Cina), Vanara (India), Almas (Asia), Skunk Ape (Amerika Serikat/Florida), Barmanou (Pakistan), Orang Pendek dan Ebu Gogo (Indonesia), dan masih banyak lagi.



Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar