Hades, Dewa Penguasa Dunia Bawah

Hades, Dewa Penguasa Dunia Bawah- Dalam Mitologi Yunani, Hades adalah putra tertua dari Titan Kronos and Rhea. Dia memiliki tiga saudara perempuan yaitu Demeter, Hestia, dan Hera, dan dua saudara laki-laki: Zeus dan Poseidon.

Sedangkan dalam mitologi Romawi,  Hades sendiri disebut sebagai Pluto, Dis Pater dan Orkus dan dalam mitologi Etruska dewa yang sama dengan Hades adalah Aita.

Hades sering digambarkan sebagai dewa yang memiliki janggut yang gelap dan berpakaian megah dengan memegang tongkat atau dwisula. Hades juga digambarkan sebagai dewa yang menuangkan kesuburan dari sebuah keranjang berbentuk tanduk (kornukopia).

Ketika masih bayi Hades ditelan oleh Kronos. Ketika mereka telah dewasa, Zeus berhasil mengeluarkan saudara-saudaranya dari mulut Kronos dan akhirnya melakukan pemberontakan terhadap kekuasaan para Titan.

Zeus, Hades, Poseidon dan sekutunya berperang melawan para Titan. Perang tersebut dinamakan Titanomakhia. Para Cyclops membuatkan senjata untuk para dewa. Zeus mendapat petir, Poseidon memperoleh trisula dan Hades mendapat Helm kegelapan.

Pada malam sebelum pertempuran, Hades memakai helmnya dan menyelinap ke perkemahan para Titan. Hades yang tak terlihat kemudian menghancurkan senjata para Titan. Perang Titanomakhia berlangsung selama sepuluh tahun dan berakhir dengan kemenangan para dewa Olympus.

Setelah mengalahkan para Titan, Hades dan kedua saudaranya melakukan undian untuk membagi tempat kekuasaannya masing-masing, Zeus berkuasa atas langit, Poseidon mendapat lautan dan Hades memperoleh dunia bawah/Underworld. Sedangkan bumi diatur oleh semua dewa.

Walaupun Hades merupakan dewa Olympus, Ia lebih suka menghabiskan waktunya di kerajaannya yaitu di alam kematian. Tetapi ketika terluka oleh Herakles, Hades pergi ke Olympus.

Hades mengatur roh manusia di dunia bawah dengan dibantu oleh beberapa dewa dan makhluk yang tunduk padanya. Hades sangat melarang roh untuk keluar dari dunia bawah dan akan sangat marah bila ada yang berani mengambil roh dari dunia bawah. Hades juga akan murka terhadap siapapun yang mencoba menghindari kematian, seperti misalnya Sisifos.

Selain Herakles, manusia yang mampu bertahan hidup setelah memasuki dunia bawah adalah Odiseus, Aineias, Orfeus, Theseus, Pirithous, dan Psikhe. Keadaan dunia bawah sangat mengerikan sehingga siapaun akan tersiksa dengan apa yang mereka lihat di sana. Akhilles, yang ditemui Odiseus di dunia bawah, mengatakan bahwa keadaan di dunia bawah sangatlah buruk.


Karena kepribadiannya yang gelap, Hades tidak disukai baik oleh manusia maupun dewa. Hades ditakuti karena dia melambangkan kematian yang pasti datang dan tak terhindarkan. Namun Hades adalah dewa yang memerintah dengan adil walaupun dia kejam dan tanpa belas kasihan.

Hades bukanlah dewa kematian meskipun Hades memerintah dunia orang mati. Dewa kematian adalah Thanatos yang bertugas mengambil nyawa manusia.

Hades tidak ingin mengurusi apapun yang terjadi di atas tanah. Kecuali bila ada orang yang memukulkan tangannya ke tanah dan berdoa pada Hades barulah Hades mendengarnya.

Dua ekor Kambing jantan dan betina berbulu hitam sering dipersembahkan untuknya. Darah dari korban persembahan tersebut diteteskan ke dalam lubang di tanah dan orang yang melakukan ritual harus memalingkan wajahnya.

Hades disembah di Yunani dan Italia. Hades dsembah dalam upacara penguburan dan dalam ritual pemanggilan arwah. Ada beberapa kuil untuknya dan pusat pemujaannya adalah di Orakel arwah di Thesprotia, Yunani. Sedangkan Orakel arwah di Cumae, Italia, dikeramatkan untuk Hades dan Persefon. Hades juga adalah dewa yang berperan dalam misteri Eleusina.

Simbol yang sering dihubungkan dengan Hades adalah Helm Kegelapan dan anjing berkepala tiga, Cerberus.

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar