Jailangkung, Cara Berkomunikasi Dengan Arwah

Jailangkung, Cara Berkomunikasi Dengan Mahluk Halus - Selamat siang sobat sukamitos, kali ini kita akan membahas suatu permainan yang bersinggungan dengan dunia supranatural nih sobat. Permainan ini kalo di film-film biasanya sering dilakukan oleh remaja-remaja iseng.. hehe.. apa nama permainannya.?? yap betul Jailangkung ..!

Apa itu Jailangkung ..?
Jailangkung merupakan sebuah permainan tradisional dari Indonesia yang bersifat magis dengan ritual-ritual tertentu. Biasanya dilakukan sebagai ritual untuk memanggil mahluk halus atau roh/arwah seseorang.

Alat atau media yang dipakai dalam ritual Jailangkung adalah sebuah gayung air yang terbuat dari tempurung kelapa yang diberi pakaian dan bergagang sebatang kayu sehingga mirip sekali dengan boneka manusia. Boneka tersebut dimaksudkan sebagai penampung makhluk halus yang telah dipanggil.

Pada umumnya ritual Jailangkung ini dilakukan oleh tiga orang (bisa juga lebih), yaitu dua orang yang memegang boneka jelangkung, dan satu orang sebagai pawang yang membaca mantra. Permainan ini biasanya dilakukan di tempat yang dianggap angker dan biasanya di waktu senja sampai malam hari.

Ketika makhluk halus telah datang dan merasuki boneka tadi, maka dia akan memperkenalkan dirinya dan berkomunikasi dengan menggunakan bantuan alat tulis (karena bonekanya tidak bisa berbicara). Pertanyaan yang diberikan bisa sangat beraneka ragam, seperti nama makhluk tersebut, tahun berapa meninggal dan penyebab meninggal, bahkan sering juga untuk meramal masa depan dan meminta kombinasi angka dalam perjudian (togel/buntut).


Dalam perkembangannya, ritual ini menjadi cukup sederhana, dapat dimainkan cukup hanya dengan memakai jangka dengan gambar lingkaran lengkap dengan huruf abjad yang tergambar dalam kertas, dan dengan diiringi suatu mantra sederhana.

"Jailangkung jailangsat, Di sini ada pesta, Pesta kecil-kecilan, Jailangkung jailangsat, Datang tak dijemput, Pergi tak diantar"

Mantra tersebut diucapkan berkali-kali sampai makhluk halus/arwah masuk ke dalam boneka. Ketika itu terjadi, baru pemain dapat bertanya kepada mahluk halus tersebut. Pertanyaan tersebut akan dijawab dengan alat tulis yang diikat di bawah boneka dengan cara menunjuk huruf abjad satu persatu.

Ada mitos yang diyakini masyarakat modern saat ini yaitu apabila ritual ini diakhiri tanpa melepas/mengeluarkan mahluk halus dari boneka dengan cara yang benar seperti berpamitan dengan makhluk halus yang masuk ke dalam boneka, maka makhluk halus tersebut akan menjadi marah dan dapat membuat masalah dan meneror para pemanggilnya.

Kalau dilihat dari sisi sejarahnya, sebenarnya jailangkung ini bukan murni berasal dari Indonesia. Melainkan sebuah budaya serapan dari bangsa tiongkok yang bernama Cay Lan Gong ("菜篮公", "Dewa Keranjang"). Ritual Cay Lan Gong sendiri sebenarnya telah punah di Tiongkok.

Konon permainan Cay Lan Gong pada awalnya dimainkan oleh anak-anak remaja pada saat festival rembulan. Sambil menyalakan dupa, mereka akan memanggil dewa-dewa tertentu agar masuk ke dalam boneka keranjang yang telah disediakan.

Boneka keranjang tersebut tangannya dapat digerakan dan pada ujung tangannya diikatkan sebuah alat tulis, biasanya kapur/pensil. Boneka tersebut juga diberi pakaian manusia, dikalungkan kunci dan dihadapkan ke sebuah papan tulis,

Ketika boneka tersebut mulai terasa berat, itulah pertanda bahwa boneka itu telah dirasuki dewa, dan bergerak mengangguk sebagai pertanda setuju setelah ditanyakan siap tidaknya untuk ditanyai, jawaban-jawaban dari pertanyaan yang diajukan akan dituliskan oleh dewa yang merasuki boneka tersebut pada papan tulis yang disediakan.

Mungkin karena hubungan indonesia dan tiongkok berlangsung selama hampir ribuan tahun maka bukan tidak mungkin ada beberapa kebudayaan yang saling mempengaruhi satu sama lain, salah satunya Cay lan gong yang sangat mirip dengan Jailangkung versi Indonesia.

Nah itulah tadi cerita tentang Jailangkung, Datang Tak Dijemput Pulang Tak Diantar, Bagaimana menurut kalian sobat sukamitos.? tertarik untuk memainkannya.. hehe..

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar