Unicorn, Kuda Bertanduk Satu

Unicorn, Kuda Bertanduk Satu - Kali ini Sukamitos akan membahas mahluk mitologi berbentuk kuda yang dianggap sakral diberbagai daerah. Mahluk apa ya..? Hewan..? Yap.. Unicorn ..!!

Di zaman modern, Unicorn digambarkan sebagai mahluk berbentuk kuda putih dengan satu tanduk di kepalanya. Sedangkan dalam versi yang lebih tradisional, unicorn dijelaskan memiliki kuku belah, janggut seperti kambing dan ekor seperti singa. Namun ada kesamaan dari deskripsi tradisional dan modern yaitu keberadaan satu tanduk di kepalanya.

Unicorn pertama kali dikenal lewat peradaban kebudayaan kuno India. Pada stempel berusia 2.500 tahun yang ditemukan di Mohenjo Daro dan Harappa, kita dapat melihat bentuk kuno dari seekor Unicorn beserta kode-kode yang belum terpecahkan.


Di eropa pada abad pertengahan unicorn mulai digunakan sebagai objek seni dan simbol-simbol kebangsawanan. Zaman sekarang, karakter Unicorn telah berubah menjadi makhluk yang benar-benar menyerupai kuda seluruhnya dengan satu tanduk di kepalanya.

Seiring dengan bangkitnya paham humanisme, Unicorn mendapatkan tempat tersendiri sebagai simbol cinta yang murni dan pernikahan yang setia. Menurut legenda yang beredar di Eropa, Unicorn disebut hanya bisa ditaklukkan oleh seorang perawan. Karena itulah, para perawan seringkali digunakan sebagai umpan untuk menangkap makhluk ini di alam liar.


Pada mitos yang lebih terkenal, tanduk Unicorn dikatakan dapat menetralkan racun. Karena itu, menurut legenda, tanduknya pernah digunakan sebagai bahan pembuat gelas seremonial yang digunakan oleh keluarga kerajaan, walaupun banyak yang percaya kalau tanduk yang digunakan sebenarnya bukanlah tanduk hewan mitologi Unicorn, melainkan tanduk dari Narwhal, paus Unicorn.

Ilmu pengetahuan modern mencatat kalau unicorn tidak pernah ada. Namun dengan adanya catatan-catatan masa lampau yang menunjukkan kalau makhluk misterius ini mungkin pernah hidup di beberapa belahan dunia. Para penulis Yunani kuno pernah menyinggung mengenai makhluk ini seluruhnya beranggapan kalau makhluk ini benar-benar ada, tepatnya di India. Ini mengkonfirmasikan penemuan stempel Mohenjo Daro dan Harappa.

Penulis yang pertama kali menyinggung mengenai keberadaan makhluk ini adalah Ctesias yang mendeskripsikan Unicorn sebagai keledai liar dengan satu tanduk berwarna putih, merah dan hitam sepanjang 1,5 cubit.

Dengan adanya penjelasan di atas,, menurut kalian apakah unicorn benar-benar pernah ada di dunia? bagaimana tanggapan sahabat sukamitos?? berikan tanggapan kalian di kolom komentar ya..

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar