Lembuswana, Mahluk Mitologi Dari Kalimantan

Selamat siang.. sahabat sukamitos.. kabar baik ya..
Hari ini kita akan membahas tentang mahluk mitologi yang unik,, hewan ya.. atau gabungan beberapa hewan mungkin... Namanya adalah Lembuswana, baru dengar ya sukamitos..?? nah maka dari itu kita bahas disini untuk menambah pengetahuan kita..
Simak baik-baik ya..

Lembuswana adalah makhluk dalam mitologi rakyat Kutai yang ada sejak zaman Kerajaan Kutai Kalimantan.  Bentuk fisik Lembuswana digambarkan sebagai makhluk bermahkota, berkepala seperti singa, berbelalai seperti gajah, bersayap seperti burung garuda, tubuhnya bersisik seperti ikan, dan kakinya bertaji seperti ayam.

Mahkota pada Limbuswana melambangkan keperkasaan dan kekuasaan seorang raja yang dianggap sebagai dewa, sedangkan belalai gajah merupakan perlambangan dari Dewa Ganesha sebagai dewa kecerdasan.


Dikisahkan ratusan tahun silam Lembuswana muncul di Sungai Mahakam. Kemunculan Lembuswana ini sering dihubungkan dengan kisah klasik lahirnya Putri Karang Melenu yang muncul bersama makhluk mitologi itu dari dasar Sungai Mahakam. Kelak sang putri itu menikah dengan Raja Aji Batara Agung Dewa Sakti dan dari sang putri lahirlah penerus-penerus dinasti Kutai Kartanegara.

Leluhur warga Kutai mempercayai bahwa konon Lembuswana merupakan tunggangan sang raja Mulawarman, yang bertakhta sebagai raja Kutai sekitar 1.500 tahun silam.

Lembuswana menjadi lambang Kerajaan Kutai hingga Kesultanan Kutai Kartanegara. Lembuswana merupakan makhluk mitologi yang disucikan, Lembuswana adalah wahana Batara Guru yang disebut dalam falsafah  "Tapak Leman Ganggayaksa" yang dapat pula diartikan bahwa setiap orang seharusnya memiliki sifat-sifat mulia pengayom rakyat. Lembuswana telah meretas masa, dari sejak zaman kerajaan Hindu sampai kasultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, namun makna yang tersampaikan bagi warga Kutai tetap tidak berubah, sosok ini mengikhtisarkan bahwa pemimpin yang mulia seharusnya mengayomi rakyat.

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar