Centaur, Mahluk Setengah Manusia Setengah Kuda

Apa kabar sukamitos...?? Sehat ya..
Kali ini kita akan membahas tentang mahluk yang agak unik niiihh.. setengah manusia setengah hewan... hewan.?? yapp.. kuda tepatnya... pasti sudah sering kan ngeliatnya di film film..Nama mahluknya adalah...CENTAUR.....

Centaur (bahasa Yunani nya: Κένταυρος, "Kéntauros") atau Hippokentaur dalam mitologi Yunani, adalah makhluk yang berwujud setengah manusia setengah kuda. Dalam lukisan vas Attika dan Boiotia awal, kentaur digambarkan berupa bagian belakang kuda yang menyatu dengan tubuh manusia yang utuh. Sementara dalam perkembangan selanjutnya, penggambaran kentaur adalah bagian tubuh manusia (dari kepala sampai pinggang) yanng menyatu dengan gumba kuda.



Dengan tubuh setengah-manusia dan setengah-hewan ini membuat banyak penulis menganggap Centaur sebagai makhluk liminal, berada di antara dua sifat, diceritakan dalam mitos yang berlawanan, baik sebagai perwujudan dari alam liar, seperti ketika para Centaur berperang dengan suku Lapith, atau sebaliknya sebagai guru, contohnya Kheiron.

Centaur biasanya disebut terlahir dari hubungan Iksion dan Nefele (dewi awan yang dibuat sesuai wujud Hera). Versi lainnya adalah bahwa ras centaur merupakan keturunan Kentauros, yang berhubungan seksual dengan kuda-kuda betina di Magnesia. Kentauros sendiri kemungkinan adalah putra Iksion dan Nefele atau putra Apollo dan Stilbe, putri dewa sungai Peneus.

Dalam versi yang kedua, Kentauros memiliki saudara bernama Lapithos, leluhur suku Lapith. Dengan demikian, ras centaur dan suku Lapith, yang bermusuhan, masih merupakan saudara. Centaur dikatakan menghuni daerah Magnesia dan Gunung Pelion di Thessalia, hutan ek Foloi di Elis, dan semenanjung Maleia di Lakonia selatan.

Centaur muncul secara individual atau berkelompok dalam kisah-kisah Yunani kuno, seperti pada kisah penculikan Deianeira oleh Nessos dan kisah perkawinan Pirithous. Centaur individual yang terkenal adalah Nessos, Kheiron, Folos, Eurition. Banyak kentaur yang muncul dalam kisah Herakles.

Kisah para centaur dimulai dengan Ixion, Raja Lapithe, yang mengatur kencan dengan Hera, istri Zeus. Zeus mengetahui rencana ini dan mengubah awan sehingga memiliki bentuk seperti Hera.

Hasil keturunan antara Ixion dengan awan berbentuk Hera adalah centaur pertama. Orang Yunani sering menyebut centaur sebagai Ixionidae, mengacu pada nenek moyang manusia pertama para centaur.

Menurut mitologi Yunani, centaur tinggal di Gunung Pelion dan memiliki hubungan erat dengan Dionysus, dewa anggur dan pesta pora. Centaur makan anggur dan daging dan dikenal karena sifat buas dan brutal mereka.

Selain berpartisipasi dalam pesta Dionysian, makhluk ini juga sering membawa lari gadis dan perempuan muda sehingga sering memicu konflik sengit. Namun tidak semua centaur berperilaku buruk. Pengecualian terjadi pada Cheiron, centaur yang bertindak sebagai mentor dan guru.


Cheiron menggambarkan sifat dualistik centaur. Di satu sisi masih berwujud centaur, namun di sisi lain bisa mengendalikan kebrutalannya dan bersifat lebih manusiawi. Cheiron adalah tokoh yang dihormati dalam mitologi. Penggambaran kontemporer centaur lebih mengacu pada sifat baik Cheiron dibandingkan saudara-saudaranya yang brutal.

Itu sebab, banyak buku, puisi, dan film memposisikan centaur dalam peran penasehat serta menawarkan kebijaksanaan dan bantuan yang mengacu pada Cheiron. Persilangan antara hewan dan manusia dalam diri centaur amat menarik karena menggambarkan sifat manusia yang kadang mulia namun di lain kesempatan bisa begitu kejam.

Dalam kebanyakan mitos Yunani, centaur tetap tidak dapat menemukan kemanusiaan mereka dan tetap kasar dan brutal seumur hidup mereka. Namun, terdapat kisah dimana beberapa individu centaur berubah menjadi baik sehingga menjadi simbol bahwa sesuatu yang buruk tetap masih memiliki peluang mengalami perbaikan.

Anda mungkin juga ingin membaca :

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar